Berkuasalah atas uang

Lingkungan selalu akan dengan segala dinamikanya tetapi adalah baik bila kita tetap menjaga hati kita dan pikiran kita.

Ada orang yang kelihatannya sangat santun tetapi sangat berbahaya dalam hati dan pikirannya, dalam sekejab dia bisa melenyapkan arus keuangan bisnis kita. Ada pula orang yang keliatan agak keras tetapi dia tegas bertanggung jawab dan jujur.

Di dalam bisnis, saya mengambil pengalaman bisnis saya tentunya, bisnis pengembang properti dengan tiap proyek dengan jumlah ratusan unit rumah dengan  satu proyek menyangkut hampir 200 (dua ratus) jenis bisnis.

 

Wow banyak sekali,??!!

Ya tentu saja.

Di atas tanah yang dimiliki Sang Developer, dia membuat satu gerakan ekonomi, gerakan bisnis, gerakan keuangan yang sangat ramai dan sangat padat . Bila Sang Developer bertanggung jawab dan memperoleh keberhasilan proyek tentunya meningkatkan bisnis 200 jenis bisnis yang bergerak di atas tanahnya bahkan bisa ratusan karyawan dari pengusaha-pengusaha pemilik bisnis yang berpartner dengan Sang Developer

 

Apa saja 200 itu? Banyak sekali.

Saya tidak perlu mencantumkan semuanya tetapi antara lain jasa supplier material. Beda produsen besi, beda produsen semen, pasir, bata untuk dinding, atap, lantai keramik dan begitu banyaknya material lainnya. Setiap supplier pasti memiliki karyawannya masing-masing. Jasa agen jual beli properti , jasa notaris, jasa appraisal, jasa tukang-tukang bangunan, kontraktor , arsitek, ahli perencanaan , jasa informasi teknologi bahkan jasa event organizer bila Developer  melakukan kegiatan-kegiatan dan banyak lagi yang tak akan cukup artikel ini sebutkan.

Seiring berjalannya waktu, pemilik bisnis bertemu dengan berbagai tipe. Ada yang mendatangkan kebaikan tetapi ada juga yang mendatangkan kewalahan bahkan keburukan. Keburukan itu terjadi sebagai sekolah buat kita pebisnis, mengubah sistem bisnis kita untuk mengamankan gerakan uang dalam bisnis kita.

Apapun kekecewaan-kekecewaan dan kegagalan dalam bisnis, adalah hal biasa. Bahkan orang-orang terkaya tingkat dunia pun mengakui mereka pernah berbuat kesalahan atau kegagalan dalam bisnis. Baik kesalahan pemilihan partner maupun memposisikan keuangan atau hal lainnya.

Apapun itu, itu hanyalah LINGKUNGAN luar.

Apapun itu, itu bukanlah diri kita.

Kita masih bisa untuk tetap bangkit berdiri, menegakkan kepala kita dan maju.

Biarlah tatapan mata kita memandang terus ke depan dan pikiran kita tetap fokus pada tujuan.

Karena sejak awal kaki melangkah bukan untuk berhenti, bukan untuk jatuh atau dikecewakan lingkungan.

Pebisnis tangguh lah yang sesungguhnya tangguh bukan karena mental karena tetap bertahan menjadi “magnet” bagi uang, menjadi kepala atas “uang”.

Pebisnis bukan mata duitan sehingga dia berpikir tentang uang tetapi karena uang adalah pekerjanya sehingga pebisnis harus mampu mengendalikan dirinya untuk menguasai uang, bukan sebaliknya.

Uang hanya akan tunduk kepada yang mampu bertahan dan terus melangkah maju tetapi uang akan tegak berdiri menundukkan dan memperhamba orang-orang yang ketakutan, malas dan mencari aman (tidak mau mengambil resiko).

Dimanakah posisi kita?

Dimana posisi uang?

Siapa kah yang sedang tunduk?

Kita atau uang?

Berkuasalah atas nya dan kendalikanlah.

Share:

Leave a Comment